Dampak Pajak (Upeti) Majapahit (Wilwatikta) Terhadap Peningkatan Ekonomi Pada Zaman Otonomi

Authors

  • Yudi Setiawan Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Univeritas Mataram, Indonesia Author
  • Nakzim Khalid Siddiq Author

Keywords:

Upeti , Majapahit , Ekonomi

Abstract

Di Indonesia sebelum kedatangan bangsa Eropa, kerajaan seperti Majapahit dan Mataram sudah mengenal bentuk pajak tanah dan pajak tidak langsung terhadap barang dagangan. Pejabat kerajaan pemungut pajak tidak digaji oleh kerajaan, maka sering kali mereka menerapkan pajak secara berlebihan. Upeti perorangan ataupun kelompok orang diberikan kepada raja atau penguasa sebagai bentuk penghormatan dan tunduk patuh pada kekuasaan raja atau penguasa suatu wilayah Indonesia merupakan bentuk pajak pada zaman kerajaan- kerajaan di Indonesia tumbuh. Upeti tersebut berupa hasil bumi dan pemajakan barang perdagangan. Sebagai imbalannya maka rakyat mendapat pelayanan keamanan dan jaminan ketertiban. Di kerajaan Mataram raja-raja sudah melaksanakan hidup swasembada dan otonom. Penyerahan tersebut lebih besar pada kepentingan ekonomi daerah atau kerajaan, membiayai penyelenggaraan pemerintahan setempat, dan membiayai pertanahan dan kekuatan kerajaan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-04-20

Issue

Section

Articles

How to Cite

Dampak Pajak (Upeti) Majapahit (Wilwatikta) Terhadap Peningkatan Ekonomi Pada Zaman Otonomi. (2025). Lex Prospicit, 1(1), 43-57. https://journal.ppm-ntb.id/index.php/lp/article/view/9