Peran Kepolisian dalam Penanggulangan Pencemaran Nama Baik yang Memiliki Muatan Provokasi (Studi Kasus Polres Lombok Timur)

Authors

  • Neni Suantika Universitas Bumigora Author
  • Opan Satria Mandala Universitas Bumigora Author
  • Saparudin Efendi Universitas Bumigora Author

Keywords:

Kepolisian, Pencemaran Nama Baik, Media Sosial, UU ITE, Lombok Timur

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kasus pencemaran nama baik di media sosial yang terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Timur. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran kepolisian dalam penanggulangan dan penyelesaian tindak pidana pencemaran nama baik berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Metode penelitian yang digunakan adalah normatif-empiris, dengan data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak masyarakat yang belum bijak dalam menggunakan media sosial, sehingga menimbulkan pelanggaran hukum berupa ujaran yang mencemarkan nama baik. Dalam upaya penanggulangan, Polri bekerja sama dengan Kominfo dalam pertukaran data dan informasi guna mencegah penyebarluasan konten yang mengandung muatan terlarang. Selain itu, penyidik melakukan serangkaian langkah mulai dari penerimaan laporan, pemeriksaan saksi dan tersangka, penyitaan alat bukti, hingga pelimpahan berkas perkara ke penuntut umum. Penelitian ini menyarankan agar penegak hukum meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai etika bermedia sosial serta memperkuat literasi digital guna mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-10-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Peran Kepolisian dalam Penanggulangan Pencemaran Nama Baik yang Memiliki Muatan Provokasi (Studi Kasus Polres Lombok Timur). (2025). Lex Prospicit, 1(2), 90-97. https://journal.ppm-ntb.id/index.php/lp/article/view/17